[Review] Morning Light

Image and video hosting by TinyPic Judul buku : Morning Light

Penulis : Windhy Puspitadewi

Cetakan : Pertama, 2010

Penerbit : GagasMedia

Tebal : viii + 180 halaman

Sinopsis singkat :

karena setiap cinta menuliskan cerita

Morning Light berkisah tentang empat orang remaja, Sophie, Devon, Julian, dan Agnes. Sophie dan Devon telah berteman sejak kecil, dan mereka baru bertemu dengan Julian dan Agnes saat SMP.

Sophie sangat suka menulis, karena ibunya adalah salah seorang penulis terkenal. Devon mewarisi bakat bermain sepakbola dari ayahnya yang seorang mantan atlet sepakbola nasional. Julian menonjol di segala bidang dan ingin menyaingi kakaknya yang sangat cerdas. Sementara Agnes yakin bahwa memasak akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri pada dirinya.

Bagaimana jika ternyata hal yang selama ini kau lakukan bukanlah kemauanmu yang sebenarnya? Dan sadarkah kau bahwa tidak ada yang memaksamu berada di bawah bayang-bayang orang lain, kecuali dirimu sendiri yang memilih untuk melakukannya?

Review :

Yak, ini buku ketiga yang saya beli sendiri dan atas kemauan sendiri. Berawal dari iseng-iseng membuka situs gagasmedia beberapa waktu lalu, saya memantapkan hati untuk membeli buku ini.

Dan ternyata saya tidak menyesal sama sekali dengan keputusan ini!

Bahasanya mengalir, ringan, dan sangat realistis. Cerita yang disampaikan mungkin terkesan klise, tentang persahabatan remaja SMA, tapi konflik yang disampaikan mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Ya, tentang remaja yang merasa harus mengikuti ‘garis takdir’ orang tuanya, padahal mereka mempunyai ketertarikan di bidang lain. Namun, rasa takut menyebabkan mereka harus terkungkung, menjalani kehidupan sebagai bunga matahari yang selalu mengejar matahari. Persahabatan yang kuat di antara mereka lah yang mampu membantu mereka untuk memecahkan masalah yang mereka hadapi.

Nah, itu kelebihannya, kekurangannya?

Adanya typo dan deretan kata yang tidak diberi spasi sedikit mengganggu kenyamanan dalam membaca, tapi novel ini masih dapat dinikmati dengan baik, kok!

Hmm, tunggu apa lagi? Buruan baca buku ini!


Inspirative quotes :

Mungkin benar kata orang, kelebihan seseorang itu letaknya di belakang*.” – Agnes to Julian –

Aku… selalu berpikir aku tahu semua hal. Ternyata, aku bahkan tidak tahu tentang diriku sendiri dan harus menunggu orang lain untuk memberitahuku.” – Sophie to her mother –

Aku masih sangat muda. Biarkan aku melakukan apa yang aku cintai sesukaku. Karena jika Ayah terus-menerus memaksaku, aku takut aku kelak akan membenci satu-satunya hal yang aku cintai…,” – Devon to his father –

Jangan khawatir, aku sudah memutuskan untuk tidak mengejarmu lagi. Aku akan berjalan di jalan yang kupilih sendiri dan jika kelak kita bertemu di jalan yang sama, percayalah itu sudah bukan karena dirimu.” – Julian to his brother, Daniel –

`’`’`’`’`’`’`’`’

p.s. : sebenarnya masih banyak quote lainnya yang juga bagus, tapi saya memilih quote yang menjadi titik balik mereka untuk berubah.

*) Kelebihan seseorang itu terletak di belakang adalah quote yang diambil penulis dari Furuba-Natsuki Takaya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s