Terjaga, terlupa

Terlupa sejenak,

kemudian terjaga.

Terjaga sejenak,

kemudian terlupa

Begitulah manusia,

terlupa dan terjaga silih berganti.

Namun, manusia yang beruntung adalah

mereka yang mampu terjaga setelah terlupa

dan berusaha untuk tidak jatuh ke dalam lubang “keterlupaan” yang sama

Advertisements

2 thoughts on “Terjaga, terlupa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s