Catatan dari PKPA Pemerintahan

PKPA Pemerintahan? Apaan tuh?

Di Program Studi Profesi Apoteker UNAND, mahasiswa menjalani PKPA di tiga tempat: apotek, rumah sakit, dan industri/pemerintahan. Artinya, yang ingin praktek di industri boleh memilih industri, begitu juga yang pemerintahan.

Awalnya saya tertarik untuk memilih industri karena selain mendapat kesempatan untuk ‘masuk’ ke industri, juga supaya saya bisa puas menikmati pengalaman di kota besar seperti Jakarta atau Bandung :D. Belum lagi ada desas-desus kalau anak industri biasanya mendapat kesempatan untuk pkp di RS yang terletak di Bukittinggi. Lumayan kan tiga bulan stay di kampung halaman? Ternyata, saya yang awalnya diizinkan orangtua, akhirnya gagal mendapatkan izin pkp industri. Jadi, ya sudahlah…. Lagipula saya juga tidak punya jiwa industri dan penelitian saya dulunya juga jauh dari dunia industri. Alhamdulillah, saya mendapatkan tempat prakteK di Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pariaman untuk periode II (18 Februari – 15 Maret 2013).

Jadi, ngapain aja selama 4 minggu PKPA Pemerintahan?

Minggu pertama, saya dan teman-teman ditempatkan di DKK Pariaman. Di sana, kami menerima materi tentang bidang-bidang yang terdapat di dinas, dan materinya digilir setiap hari, sehingga diharapkan selama 5 hari praktek, kami sudah memahami struktur organisasi dan tata kerja DKK Pariaman, tugas pokok dan fungsinya, serta apa peran apoteker di DKK Pariaman itu sendiri.

IMG_3613

Foto bersama di depan Dinas Kesehatan Kota Pariaman. Tetap pede walaupun diliatin orang 🙂 (secara, kantornya langsung menghadap jalan lintas)

Minggu kedua, kami pindah ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Gudang Farmasi Kota Pariaman, yang kedudukannya di bawah DKK Pariaman. Di sini, kami mendapatkan materi tentang manajemen pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan, mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pelaporan, dan evaluasi. Selain itu, kami juga mendapatkan kesempatan untuk membantu pelaksanaan stok opname (mencocokkan jumlah barang di kartu stok dengan sebenarnya tersedia). Di sini, peran apoteker sebagai manajer sangat terasa. Saya semakin menyadari bahwa mengelola obat untuk kebutuhan masyarakat di kota/kabupaten memang tidak mudah ternyata ;).

IMG_9874

Foto bersama dengan Kepala Gudang Farmasi Kota Pariaman dan salah seorang pegawai

Minggu ketiga dan keempat, kami disebar di tiga UPTD Puskesmas di Pariaman: Puskesmas Kurai Taji, Puskesmas Air Santok, dan Puskesmas Kampung Baru Padusunan. Kegiatan di Puskesmas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan di apotek, lebih ke arah pelayanan resep dan Pelayanan Informasi Obat (PIO). Bedanya hanya tipe masyarakat yang datang. Masyarakatnya lebih welcome, tidak banyak menuntut, jadi kerjanya lumayan lebih santai dibandingkan di apotek. Namun sayangnya, obat generik yang tersedia di Puskesmas tidak semuanya memiliki kualitas yang baik, padahal puskesmas merupakan titik sentuh pertama masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, kami harus membahas satu kasus yang terjadi di Puskesmas untuk dipresentasikan di akhir masa PKPA. Kelompok saya memilih untuk membahas kasus puyer asma yang mengandung terlalu banyak obat. Alhamdulillah, presentasinya berjalan lancar dan mendapatkan tanggapan aktif dari para pembimbing.

Gitu doang? Nggak bosen gitu praktek terus, belajar terus? Refreshing-nya kapan?

Oh, tentu saja ada, secara, Kota Pariaman terletak di pesisir barat Sumatera dan memiliki kawasan pantai yang terkenal. Sayang, kami hanya sempat ke Pantai Gondoriah, tidak sempat ke Pantai Kata. Di pantai, kami menikmati pemandangan sore hari sambil menikmati es kelapa muda dan salalauak, makanan khas Pariaman yang berupa bola-bola kecil dengan ikan sebagai campurannya. Kami juga sempat makan siang di Pincalang, pondok makan di dekat laut yang menyediakan gulai ikan karang. Mak nyuss  deh pokoknya.

IMG_3786

Refreshing di Pantai Gondoriah. Salah kostum? Siapa peduli? 🙂

Momen berharga ini tentunya tidak akan ada tanpa bimbingan dari para pembimbing dan teman-teman. Terima kasih untuk semuanya :D.

Deg-degan menunggu siklus selanjutnya: Rumah Sakit. Semoga bisa dilalui dengan mulus.

Advertisements

2 thoughts on “Catatan dari PKPA Pemerintahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s