Homemade Projects (1)

Bismillahirrahmanirrahim.

Sudah lama sekali rasanya tidak menulis di sini. Cukup memalukan juga melihat beberapa postingan terakhir yang hanya berupa reblog dari postingan narablog lain. Padahal dulu saya sempat anti dengan reblog.

Oke, out of topic.

Jadi, tulisan kali ini diberi judul homemade projects. Kenapa? Karena isinya adalah proyek saya selama di rumah, dengan tangan saya sendiri.

Selama kurang lebih sebulan di rumah, tangan ini rasanya ‘gatal’ ingin mencoba resep masakan baru, atau mempermahir yang sudah dibuat sebelumnya. Berikut ini adalah rangkuman dari hasil proyek iseng-iseng saya tersebut.

1. Risoles isi ragout ubi ungu

DSCN4578

  Resep kulit risoles ini saya ambil dari sini, sedangkan isinya hasil kreasi saya sendiri, dengan memanfaatkan parutan ubi ungu, wortel, dan ayam cincang yang ditumis dengan bumbu bawang putih, bawang merah, daun bawang, merica, kecap asin, gula, dan garam. Saya lupa entah waktu itu sempat memasukkan saus tiram atau tidak. Kulitnya memang cukup lentur saat baru selesai dibuat, tetapi ada yang pecah saat diisi, sepertinya karena saya mengisinya terlalu penuh. Risoles pertama yang digoreng berakhir mengenaskan, bentuknya tercerai berai. Lalu, batch berikutnya, saya coba untuk mencelupkan risoles hingga terendam seluruhnya dalam sisa adonan kulit, untuk mencegahya berantakan saat digoreng. Berhasil, yah, lumayanlah, walaupun tidak serapi yang dijual orang di toko-toko. O ya, sebagai pelengkap, saya mencampur saus mayonnaise dengan sedikit saus tomat (bisa juga dicampur dengan saus sambal). Umm…nyummy!

2. Good time’ cookies

18082013

Kue kering ini dibuat atas bujukan mama saya dengan panduan resep dari teman beliau. Sebenarnya saya tidak biasa membuat kue kering dengan oven (tahun ini adalah kali kedua), tetapi di rumah, hanya saya yang berminat untuk ‘bermain-main’ dengan oven. Resepnya mungkin akan saya posting lain kali, tetapi, secara garis besar, bahan-bahannya adalah tepung terigu protein rendah (saya menggunakan tepung terigu protein sedang), mentega (saya ganti dengan margarin), gula bubuk (bisa menggunakan gula pasir yang dihaluskan), telur, bumbu spekuk (saya menggantinya dengan bubuk kayu manis), choco chips (bisa diganti dengan coklat blok yang sudah dicincang. Hasilnya? Hmm, lumayan, biskuitnya agak keras, tetapi masih bisa dikunyah. Beberapa juga hangus karena salah mengeset timer pada oven. Mungkin lain kali saya harus mengganti sebagian margarin yang digunakan dengan butter/mentega agar lebih empuk, juga waktu pemanggangannya bisa dipersingkat agar tidak terlalu keras.

3. Pizza

Foto-0033

Pizza kedua yang saya buat sendiri (kali pertama setelah lebaran tahun lalu). Sengaja dibuat berbentuk persegi empat supaya lebih lebar, haha. Adonannya saya buat berdasarkan resep ini.  Sedikit berbeda dengan pizza tahun lalu yang menggunakan topping sosis sapi, bawang bombay, tomat, dan keju, serta saus kreasi sendiri yang saya buat dari tomat yang diblender (karena tidak ada pasta tomat), saus sambal, dan kornet, tahun ini, saya menggunakan topping yang lebih beragam. Masih menggunakan irisan tomat dan bawang bombay, bedanya, saya menggunakan irisan bakso sapi sebagai pengganti sosis dan daging ayam cincang yang ditumis sebentar. Sausnya juga sedikit lebih ‘niat’ karena menggunakan campuran tomat rebus yang telah dikupas kulitnya lalu dicincang halus, saus tomat, sedikit bubuk merica, bawang putih, bawang bombay, serta sisa saus barbeque untuk pasta. Rasanya? Kalau kata orang-orang di rumah sih, enak :).

Sekian dulu postingan kali ini,  bersambung di episode berikutnya, اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s