[J-Movie] Goth

Goth (credit: http://asianwiki.com/Goth. Keterangan tentang film ini bisa dicek di situs tersebut)

Sinopsis:

Dua orang siswa SMA, Morino Yoru dan Kamiyama Itsuki, berada di sebuah tempat kejadian perkara pembunuhan yang tak jauh dari sekolah mereka. Saat bertemu lagi di sekolah, mereka menyadari kesamaan yang mengikat mereka: sama-sama tertarik dengan pembunuhan. Berdua, mereka menyelidiki kasus pembunuhan berantai yang berikutnya terjadi. Korban pembunuhan itu memiliki kesamaan: berwajah cantik dan berambut panjang, dua fitur yang juga dimiliki oleh Morino.

Tiba-tiba saja Morino menghilang setelah menerima panggilan dan surat kaleng dari pelaku pembunuhan berantai tersebut. Berbekal sebuah buku catatan, Kamiyama tiba pada suatu titik yang membawanya pada sang pelaku. Ia dihadapkan pada dua pilihan: menyelamatkan Morino atau mengambil kesempatan untuk menjadi sang pembunuh, seperti yang selalu dibayangkannya.

*****

Aku lupa kenapa bisa langsung ingin mencari film ini. Sulit karena link-nya banyak yang mati. Baru ketemu semalam dan baru selesai kutonton hari ini. Selain karena filmnya ber-genre thriller (takutnya kebawa mimpi), resolusi videonya juga tidak bagus padahal berformat MP4. Mungkin dikonversi dari 3GP.

Filmnya gelap, berat, dan berjalan cukup lambat. Meskipun bertema pembunuhan, film ini bukan film slasher yang memang berfokus pada darah dan mayat yang bergelimpangan. Sang pelaku membunuh korbannya dengan kalium klorida (bisa membuat jantung berhenti pada dosis yang tidak tepat) dan memotong tangan kirinya sebatas pergelangan. Korban ditempatkan pada pose yang seolah-olah tidak terlihat seperti mayat, bisa sedang duduk di anak tangga atau di atas sofa.

Film ini juga tidak berusaha untuk menguak masa lalu pelaku atau apapun yang membuat sang pelaku ingin membunuh. Kamiyama dan Morino di sini digambarkan seperti dua orang yang menggandrungi kematian dan mayat, tak ubahnya seperti mereka yang menyukai lukisan dan selalu menyempatkan diri untuk datang ke pameran atau galeri lukisan. Hanya sedikit penjelasan yang diberikan tentang motif sang pelaku, itu pun hanya pendapat subjektif Kamiyama yang memang terkesan dengan cara sang pelaku yang menurutnya artistik.

Interaksi antara dua orang ini pun tidak biasa, agak aneh lebih tepatnya. Hampir satu jam pertama aku merasa gerah dengan gaya bicara Morino yang super datar. Kamiyama masih sedikit terdengar lebih baik, tetapi kadang dia terlihat psycho. Meskipun demikian, tidak ada masalah, karena memang seperti itulah karakter mereka. Tidak lucu, ‘kan, bila orang yang menyukai dunia gelap seperti itu berpembawaan ceria? Kamiyama pun hanya bisa terlihat ceria di luar. Bila sudah membahas ‘kegilaan’nya dengan Morino, dia menjadi orang yang berbeda seratus delapan puluh derajat.

Permainan cahaya dan kecepatan aliran gambarnya keren, menurutku. Ada adegan kontras di kelas saat Kamiyama menghubungi Morino, semua siswa hanya terlihat siluetnya, sementara dia terlihat ‘terang’. Ada juga adegan di kafe: pajangan di dinding tertiup angin dan Kamiyama berjalan di antara kertas-kertas yang beterbangan. Adegan favoritku adalah saat Morino dan  berbicara di tangga sekolah kepada bayangan Kamiyama yang ada di melalui perantara cermin. Kemudian, Kamiyama turun dan Morino naik, dan sosok yang berada di cermin berganti menjadi Morino. Ah, sulit dideskripsikan dengan kata-kata!

Musik latarnya menegangkan, gabungan perkusi dan  paduan suara. Dan saat musik itu mengisi adegan tertentu, aku merasa hawa thriller-nya semakin kuat saja.

Oya, film ini tidak berhenti pada sang pembunuh saja, lho, tetapi justru menguak misteri yang lebih penting. Bahkan, setelah menonton film ini hingga habis, aku merasa kasus pembunuhan tersebut hanyalah cara untuk mempertemukan kedua tokoh utama. Ada hal lain yang lebih penting, yang justru lebih mendesak untuk dikuak. Apa itu? Silakan tonton sendiri.

Yang jelas, film ini bukan diperuntukkan untuk anak-anak dibawah 17 tahun 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s