[Dorama] Iryuu – Team Medical Dragon 4

Iryu-_Team_Medical_Dragon_4-p1 image credit

Iryuu adalah salah satu drama favorit saya, juga drama kedokteran pertama yang saya tonton. Sudah 4 season sejak pertama kali tayang tahun 2006 sampai sekarang, 2014, wow, umurnya lumayan panjang ya. Mungkin di sana banyak pemirsa yang setia menanti kelanjutan cerita dari Iryuu ini.

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_thumbs_[2014.09.19_18.55.27]thumbnails Iryuu 4 episode 1

Secara garis besar, Iryuu ini menceritakan perjalanan Asada Ryuutaro, seorang dokter bedah,  dalam membentuk sebuah tim dokter yang mampu menangani kasus-kasus sulit. Dalam menangani pasien, Asada mengabaikan kepentingan pribadi maupun institusi tempatnya bernaung; ia melakukannya untuk kepentingan pasien. Hal ini tidak terlepas dari pengalamannya sebagai petugas kesehatan untuk sebuah LSM yang melayani korban perang di berbagai negara.

Untuk sinopsis per season-nya bisa dicek di sini.

Nah, untuk season 4 ini, tim Asada yang beranggotakan Asada sendiri, Katou, Ijyuuin, Arase, dan Fujiyoshi, menghadapi situasi sulit. Katou yang telah mengembangkan jantung buatan untuk anak justru ditikam dari belakang oleh dekan di RS Universitas tempatnya bekerja. Proyek itu terpaksa ditinggalkan. Ijyuuin yang telah menjadi Kepala Pusat Organ Vaskular (kurang lebih semacam itu terjemahannya) karena keahliannya dalam terapi kateter, justru tidak disenangi koleganya. Fujiyoshi terkendala dengan penelitian myocardial sheet yang diharapkan dapat membantu anak-anak yang tidak bisa menerima transplantasi jantung. Arase, kini menjadi kepala departemen anestesi di sebuah rumah sakit (dengan bayaran yang sepadan, tentunya).

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.36.17_[2014.09.19_19.00.44] Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.39.00_[2014.09.19_19.03.39]

ki: Katou Akira; ka: Ijyuuin Noboru

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.42.36_[2014.09.19_19.11.06] Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.51.31_[2014.09.19_19.10.06]

ki: Arase Monji (jas putih, baju hijau); ka: Fujiyoshi Keisuke

Kembalinya Asada ke Jepang kali ini untuk membantu mentornya, Dokter Sakurai, untuk mengurus RS Sakurai. Untuk itu, Asada memanggil para rekan setimnya untuk ke RS Sakurai. Tentu saja mereka bersedia untuk bekerja sama dengan Asada lagi. Hanya saja, Fujiyoshi tidak bisa bergabung karena ada pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.10.10_[2014.09.19_19.12.07]  Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.51.47_[2014.09.19_19.09.41]

ki: Sakurai Shuuzou; ka: Asada Ryuutaro

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_00.30.24_[2014.09.19_19.19.30](ki-ka) Sakurai, Inohara, dan Asada

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_01.24.08_[2014.09.19_18.51.20]Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_01.24.40_[2014.09.19_18.51.51] 

Di sisi lain, Noguchi, yang merupakan tokoh antagonis dari season 1, justru telah mengalami kemajuan pesat dengan mengembangkan RS Love and Peace (L&P). Rumah sakit ini ditargetkan untuk menjadi rumah sakit kelas internasional dengan teknologi mutakhir dan tenaga yang ahli. Dalam hal manajemen, ia bekerja sama dengan Okamura, konsultan manajemen kesehatan. Tim Asada pun menjadi bagian dalam rencana Noguchi. Ia ingin merekrut mereka ke dalam RS L&P, tetapi bukan untuk diperlakukan dengan baik, melainkan sebagai batu loncatan untuk mengembangkan rumah sakitnya saja.

Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_01.26.32_[2014.09.19_19.14.00] Iryu 4 Team Medical Dragon Ep.1.mkv.webm_snapshot_01.27.40_[2014.09.19_19.15.27]

ki: Noguchi Takeo; ka: Okamura Tadashi

Hmm, kalau diceritakan sampai akhir, sepertinya bakal tidak seru, bukan? Silakan menonton sendiri untuk kelanjutannya.

Yang saya suka dari season ini adalah plot dan konfliknya yang keren, jauh lebih baik dari season 3 yang sempat membuat saya kecewa. Adegan operasinya banyak (walaupun tidak sedetil biasanya) dan tidak ada melodrama yang berlebihan layaknya season sebelumnya. Soal kualitas, saya sepakat bahwa season ini hampir sama baiknya dengan season 2, entah mana yang lebih baik, saya juga tidak bisa memilih.

Karakter yang ada pun lebih luwes dan manusiawi. Sepertinya pengalaman bertahun-tahun telah menjadikan para pemerannya mampu menjiwai karakter yang diperankan. Saya sampai hampir lupa bahwa mereka semua itu adalah aktor dan aktris, bukan dokter atau perawat. Karakter favorit saya, siapa lagi kalau bukan Asada? Dan Arase, hehe. Arase di sini jauuuh lebih keren dibandingkan sebelumnya. Masih slengekan, tetapi kali ini ia membuktikan bahwa dirinya bisa bersikap tenang dan serius. Karakter lainnya juga tidak kalah keren lho. Ijyuin, misalnya, dalam usia yang sangat muda sudah menguasai keahlian yang bahkan tidak dikuasai Asada: keahlian dalam teknologi kateter. Katou yang tenang dan cantik, seperti biasa. Fujiyoshi, yang sayangnya tidak memiliki banyak porsi di dalam season ini, tapi tetap terlihat cool (ehm). Sakurai sensei yang rendah hati dan tidak mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan pasien. Dalam drama ini, memang sedikit ekstrem, tapi, bila itu terjadi, tidak ada lagi berita tentang masyarakat yang ditelantarkan karena tidak memiliki biaya berobat. Perawat Inohara, yang keahliannya sebagai perawat dalam operasi tidak perlu dipertanyakan. Dan Okamura, yang percayalah, jika pembaca menonton drama ini sampai selesai, memiliki sisi kerennya sendiri.

Aduh, sudah berapa kali saya menuliskan kata ‘keren’ di atas? Maklum, ini favorit saya, jadi agak biased, tolong dimaafkan.

Pelajaran yang sangat berharga selalu saya temukan setelah menonton Iryuu. Drama ini mengingatkan para petugas kesehatan untuk bersikap altruistik. Pokoknya, kepentingan pribadi, materi, uang, pujian, harus dikesampingkan saat berhadapan dengan pasien. Lalu, jangan lupa untuk terus mengasah keahlian dengan berlatih dan berlatih. Sering menghindari kasus yang sulit membuat kita tidak akan pernah belajar dari pengalaman. Dan satu lagi, meskipun teknologi kedokteran telah berkembang pesat, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk tidak mengasah ketajaman indra dalam memeriksa pasien.

Namun, entah karena budaya orang Jepang yang memang seperti itu, Asada di sini seperti sosok yang terlalu diagung-agungkan. Itu yang sedikit membuat saya merasa tidak nyaman. Yah, bagaimana lagi, mereka memiliki agama dan budaya yang berbeda dengan kita.

Terlepas dari keakuratan informasinya (yang tidak saya ketahui pasti), Iryuu dan khususnya Iryuu 4 ini adalah drama yang saya rekomendasikan kepada Anda, terutama pecinta drama kedokteran.

Selamat menonton!

Advertisements

4 thoughts on “[Dorama] Iryuu – Team Medical Dragon 4

    1. Kalau menurut ami bagus, an 🙂
      Iryuu ini lebih fokus ke pertentangan idealisme dokter dengan manajemen rumah sakit. Banyak showoff keahlian juga, nggak hanya dokter bedah, tetapi juga dokter anestesi, perawat, bahkan ahli elektromedik. (ini gambaran secara keseluruhan dari season 1-4 sih)

      Dan yang ami suka dari serial Iryuu ini, selain kasus-kasusnya, plotnya menarik dan para aktor/aktrisnya bisa membawakan peran dengan baik. Watak masing2 tokohnya juga kuat dan dinamis.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s