2014 dan Suatu Catatan Tentangnya

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Setiap tanggal 31 Desember, saya merasakan sensasi yang hampir sama: terkejut, tidak percaya bahwa hari demi hari yang berlalu membawa saya ke penghujung tahun. Ada banyak hal yang saya alami di tahun ini, ada banyak emosi yang mewarnai setiap detik yang terlewati. Kalau boleh jujur, 2014 adalah tahun yang sangat berkesan bagi saya: penuh drama, tangis, dan juga tawa bahagia. Untuk itu, saya ingin sekali merangkum kenangan tahun ini dalam sebuah tulisan. Tulisan ini bukannya bermaksud untuk menyakralkan momen pergantian tahun ini, melainkan semata-mata agar dapat dijadikan suatu pelajaran untuk ke depannya. Agar kelak saya dapat memperbaiki kesalahan yang telah terjadi, menambah apa-apa yang masih kurang.

Jadi, apa saja hal-hal yang telah saya lakukan selama tahun 2014? Berikut daftarnya.

1. Dari segi spiritual

    Hal ini tentunya tidak bisa saya nilai sendiri karena Allah yang Maha Tahu mengenai kualitas ibadah saya sehari-hari.  Untuk ibadah wajib, sayang sekali, saya masih saja belum optimal dalam melaksanakannya. Namun, pada tahun ini, saya berusaha untuk membiasakan diri membaca Al-Qur’an secara rutin dan mengerjakan shalat sunnah. Memang tidak terlalu konsisten; adakalanya sangat rajin, adakalanya tidak.

2. Dari segi akademis

Saat tahun 2014 dimulai, saya telah menetapkan target untuk menyelesaikan studi S2 Farmasi tepat waktu. Saat sebagian teman belum mencari pembimbing, saya telah memulainya tahun lalu (akhir 2013). Pun, saat mereka belum memutuskan topik tesis, saya telah membuat rancangan proposal. Hari demi hari saya dihabiskan untuk melalui tahap akhir studi: seminar proposal, penelitian, seminar hasil, dan ujian tesis. Perjalanan yang saya harapkan mulus dan lancar, ternyata berliku-liku dan tidak tertebak, sehingga saya lulus sedikit molor dari target. Namun, selalu ada hikmah dari segala sesuatu, antara lain, saya berkesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitian di salah satu jurnal ilmiah internasional. Selain itu, dua abstrak yang disarikan dari hasil penelitian tesis saya ternyata lolos dan dapat dipresentasikan secara oral pada acara Kongres FAPA (Federation of Asian Pharmaceutical Association) ke-25.

3. Dari segi aktualisasi hobi

  • Membaca

Saya mengambil keputusan besar untuk bergabung di Goodreads, suatu situs yang selain berfungsi sebagai database buku, juga memungkinkan para pembaca menilai dan mengulas buku-buku yang telah dibacanya. Meskipun hanya tercatat sebagai anggota pasif komunitas Goodreads Indonesia, juga tidak tergabung dalam Blogger Buku Indonesia (BBI), saya berusaha untuk memenuhi target buku yang harus dibaca tahun ini yaitu 30 buku. Alhamdulillah, berbekal buku hibah, buku hadiah, e-book gratis, dan beberapa buku lain yang sengaja dibeli, saya bisa melampaui target membaca tahun ini.

  • Menulis

Entah karena stres penelitian dan mengolah data, entah karena sedang mencari jati diri, entah karena sangat desperate untuk menjadikan tahun ini sebagai 2nd golden year (yang pertama adalah tahun 2011), tahun ini saya lumayan produktif. Selain menulis di blog ini dan blog satunya lagi, saya diterima untuk bergabung di Saladbowldetrois, suatu blog yang sangat membantu saya dalam belajar menulis fiksi. Menjelang akhir tahun, saya juga bergabung dengan AOMagz, suatu majalah fiksi daring yang menantang para kontributornya untuk menulis cerita berdasarkan tema tertentu.

Tidak hanya itu, saya juga mengikuti beberapa kompetisi yang terkait dengan kepenulisan, baik fiksi maupun nonfiksi. Antara lain, kompetisi yang diselenggarakan oleh Telkomsel, Pekan Informasi Nasional (dapat penghargaan favorit), dan Indonesian Young Health Professional Society (IYHPS). Saya juga mengikuti seleksi untuk acara INSTING yang diseelnggarakan oleh BIMKES, jurnal berkala ilmiah mahasiswa kesehatan (walaupun tidak lolos). Dalam hal fiksi, saya mengikutsertakan cerita pendek saya untuk giveaway novel yang diadakan oleh Kak Windhy Puspitadewi, juga sayembara menulis cerpen yang diadakan oleh Bang Rons ‘Onyol’ Imawan (dua-duanya tidak terpilih). Tidak semuanya berbuah penghargaan dan predikat juara, sih, tetapi setidaknya saya bisa belajar dari pengalaman dan membuka mata terhadap penulis-penulis lainnya yang lebih baik dibandingkan saya.

  • Memasak

Memasak adalah salah satu hobi saya yang akan tersalurkan dengan baik saat pulang ke rumah. Memang belum semahir para koki di restoran atau kafe, tetapi, pada tahun ini, saya mencoba membuat roti cane, martabak mesir, donat, pempek, sup, soto betawi, dan puding roti. Saya juga menemukan cara membuat nasi goreng, mi goreng, dan capcay yang rasanya enak dan cara membuatnya sederhana. Haha, agak nggak penting memang.

  • Menonton film

Tahun ini, saya (sepertinya) tidak terlalu banyak menonton dibandingkan tahun lalu. Beberapa film yang saya tonton telah diulas di blog ini, antara lain Enoshima Prism, TOP Secret: The Millionaire, I Not Stupid 2, Goth, Tanda Tanya, Manusia Setengah Salmon, Divergent, dan yang terbaru adalah Stand by Me Doraemon (belum diulas). Untuk anime, saya hanya mengulang-ulang anime yang sudah ditonton tahun lalu serta menyelesaikan Gin no Saji 2 dan Attack on Titans (Shingeki no Kyojin). Sementara itu, dorama yang saya tonton antara lain: Boku no Ita Jikan (baru separuh jalan), Iryuu: Team Medical Dragon 4, Kindaichi Shounen no Jikenbo N episode 1, Henshin episode 1, dan Yakou Kanransha (sampai episode 5). Tahun-tahun sebelumnya, sih, saya selalu mengikuti dorama yang diperankan oleh salah seorang aktor favorit saya, sekarang tidak lagi karena keterbatasan waktu dan subtitle  :D.

Lho, setelah dilihat-lihat lagi, kok judul film/anime/dorama yang sudah saya tonton lumayan banyak juga, ya?

4. Pengalaman baru

Pengalaman baru yang saya alami adalah memiliki paspor baru (setelah yang lama sudah kadaluwarsa) dan pergi ke luar negeri untuk yang pertama kalinya dalam rangka Kongres FAPA ke-25 di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Meskipun tidak sempat jalan-jalan di sana, setidaknya alhamdulillah saya pernah merasakan tinggal sementara di negeri orang.

5. Lainnya

Pada tahun ini, saya melepaskan usia belasan dan melangkah menuju usia 20, usia kedewasaan di negara-negara tertentu. Selain itu, saya berpindah alamat blog dan mengganti namanya, dari yang sebelumnya Journal of Sienvisgirl (http://sienvisgirl.wordpress.com) menjadi Ami and The Night (https://lailaturrahmi.wordpress.com). Alasannya sederhana saja, karena rasanya saya sudah terlalu dewasa untuk menggunakan pseudonim sienvisgirl.

Alhamdulillahirabbil’alamiin, segala pencapaian saya di tahun ini sesungguhnya tidak akan terjadi tanpa izin Allah subhanahu wa ta’ala. Terima kasih juga kepada semua orang yang telah hadir dalam kehidupan saya selama tahun ini dan memberikan pengalaman yang berkesan.

Semoga diri ini bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Juga, semoga Indonesia menjadi negeri yang aman, tenteram, dan jauh dari bencana. Aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Advertisements

4 thoughts on “2014 dan Suatu Catatan Tentangnya

  1. halo Ami. Salam kenal ya.
    saya ulang2 bacanya loh. karena kok 1 terus 3 abis itu 5 dan 6. hehehehe.
    pencapaian pribadi yang luar biasa…. moga thaun 2015 lebih baik lagi.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s