[Puisi] Sajak untuk Perusak Bangsa

Hei, bukan kebebasan yang kaurindu

melainkan tiadanya lagi suara bertalu

untuk mengingatkanmu akan hal nan keliru

 

Hei, bukan kebebasan yang kaurindu

melainkan kegilaan nafsu

yang tanpa sadar telah membuatmu mencandu

 

Hei, bukan kebebasan yang kaurindu

melainkan decak kagum yang menderu

ketika hatimu justru nyaris membatu

 

Dengan segala kebebasan yang kaupuja

dengan segala pongah yang meraja

dengan berlembar-lembar dolar yang menyembul dari celana

lalu hendak kauapakan ini bangsa?

 

 

 

***

Sajak ini ditulis sebagai reaksi atas pemajangan iklan rokok yang mengandung adegan dan jargon yang tak pantas. Infonya bisa dilihat di sini. Meskipun kabar terbaru yang saya peroleh menyatakan bahwa Kemkominfo telah angkat suara mengenai hal ini, tetap saja, ‘keberanian’ mereka untuk merusak moral bangsa harus diwaspadai.

Mari selamatkan generasi muda!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s