Kesombongan Fir’aun

36. Dan Fir’aun berkata[15], “Wahai Haman! Buatkanlah untukku sebuah bangunan yang tinggi agar aku sampai ke pintu-pintu,

37. (yaitu) pintu-pintu langit, agar aku dapat melihat Tuhannya Musa, tetapi aku tetap memandangnya sebagai seorang pendusta[16].” Dan demikianlah dijadikan terasa indah bagi Fir’aun perbuatan buruknya itu[17], dan dia tertutup dari jalan (yang benar)[18]; dan tipu daya Fir’aun itu[19] tidak lain hanyalah membawa kerugian[20].
Continue reading “Kesombongan Fir’aun”