RBB – April 2015

New Picture Ssstt..hanya ilustrasi

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Bulan April lalu, saya hanya berhasil menuntaskan 2 buku, satu nonfiksi dan lainnya fiksi. Penyusutan yang lumayan dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, lebih baik sedikit daripada tidak, bukan? Apa sajakah itu? Let’s check them out!

 

17790740 sumber dari sini

1. Japan Aftershock – Hani Yamashita & Junanto Herdiaawan

Penerbit : Jogja Bangkit Publisher

Jumlah halaman : 240 halaman

Sinopsis:

Hani Yamashita, seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya sibuk mengurus toko bersama suami. Hani adalah warga Negara Indonesia yang saat ini tinggal di Jepang.

Junanto Herdiawan, seorang analis ekonomi yang lahir di Jakarta dan saat ini tengah ditugaskan di Negeri Sakura. Junanto bertugas mencermati perekonomian Jepang, Cina, Hong Kong, dan Korea Selatan. Di Jepang, ia juga turut aktif dalam berbagai kegiatan bersama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.

Namun, bencana gempa bumi dan tsunami 11 Maret 2011, sungguh berbeda. Mereka berdua dan jutaan penduduk Jepang lainnya dipaksa menghadapi kenyataan. Hempasan tsunami memporak-porandakan berbagai infrastruktur dan membuat ribuan nyawa melayang. Jepang dilanda kepanikan.

Hani kemudian menjadi relawan di lokasi pengungsian prefektur Saitama. Ia bertugas menerima pasokan bantuan dan mendistribusikannya. Tak ada waktu luang untuk bersantai. Ia dihadapkan pada ribuan pengungsi yang harus segera di tanganinya. Di sisi lain, Junanto turut membantu para staf KBRI Tokyo yang saat itu sedang menangani upaya pemulangan WNI yang terkena bencana. Ia juga membantu menyebarkan informasi kepada berbagai pihak tentang kondisi di Jepang, khususnya saat terjadi krisis nuklir Fukushima (Goodreads).

Ulasan singkat:

Buku ini berisi kumpulan kisah warga Jepang saat bencana gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret 2011 lalu terjadi. Bagaimana kesulitan yang dihadapi masyarakat di sana, bagaimana cara mereka menghadapinya, proses pemulihan daerah-daerah yang terkena bencana dan lain sebagainya. Saya belajar banyak dari buku ini mengenai ketegaran masyarakat Jepang serta persiapan mereka untuk menghadapi keadaan terburuk.

 

2. Flowers for Algernon – Daniel Keyes

Penerbit : (aslinya diterbitkan oleh Mariner Books)

Jumlah halaman : 311 halaman

Sinopsis:

Flowers for Algernon mengisahkan kehidupan Charlie, seorang laki-laki dewasa yang mengalami keterbelakangan mental, tetapi ia berusaha keras untuk bisa lebih cerdas agar bisa hidup seperti orang normal. Sang tokoh utama melalui pendidikan di sebuah institusi khusus untuk orang-orang sepertinya. Pada suatu hari, ia terpilih untuk menjalani pembedahan untuk meningkatkan intelijensinya. Pembedahan berjalan sukses dan ia merasakan perubahan dalam dirinya. Tetapi, di saat yang sama, ia juga harus kehilangan hal-hal yang sebelumnya pernah ia miliki.

Ulasan singkat:

Ebook (gratisan, yang bahkan tidak memiliki kover) ini sudah lama tersimpan di laptop, tetapi baru saya selesaikan bulan lalu. Dari halaman pertama, buku ini sangat menarik perhatian saya. Pembaca mungkin akan kebingungan karena tulisan-tulisan Charlie (ya, buku ini tak ubahnya kumpulan catatan harian Charlie) pada bagian awal penuh oleh kata-kata yang seakan salah ketik, padahal hal itu sesuai dengan kondisi Charlie sebelum terapi.

Karena formatnya yang mirip catatan harian, saya merasakan seolah-olah sedang membaca buku harian Charlie dan menyelami keseharian, pikiran, serta perasaannya. Well, bisa sedekat itu dengan tokoh utama sebuah novel adalah pengalaman yang luar biasa, menurut saya. Hanya saja, buku ini mengandung konten dewasa di bagian-bagian tertentu. Bagi sebagian orang, mungkin hal ini bukan masalah besar, tetapi saya rasa hal ini perlu dipertimbangkan bagi sebagian lainnya.

Advertisements

17 thoughts on “RBB – April 2015

  1. Bukunya lintas genre dan kedua-duanya unik dengan kekhasannya. Saya yakin ini jadi pengalaman membaca yang sangat memperkaya :hehe. Saya sendiri sudah jarang baca buku, euy :huhu.

    Like

  2. Ternyata buku lanjutan dari buku saya sepertinya japan after shock bedanya di jilid pertama sering membahas budaya2 unik yang ada di jepang. Jadi pingin baca japan after shock jilid 2

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s