Lima Hari Menaklukkan Kue Lebaran

Copy-of-Lorem-ipsum-dolor-sit-amet-consectetuer-300x251

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Ada yang agak berbeda dalam persiapan Lebaran tahun ini. Biasanya, kami di rumah banyak mengandalkan kue kering buatan orang lain sebagai suguhan bagi tamu. Kalaupun membuat sendiri, hanya kue-kue tradisional yang pembuatannya tidak menggunakan oven, seperti kue bawang atau kembang loyang. Lebaran tahun ini, saya ingin sekali mendobrak paradigma yang terlanjur melekat di pikiran saya. Kue kering itu membuatnya susah, bahannya tidak murah, perlu oven, nanti kalau gagal bagaimana? Karena itulah, saya mengajukan diri untuk membantu orangtua dalam mempersiapkan beberapa jenis kue kering. Mudah-mudahan berhasil, sehingga bisa menghemat pengeluaran untuk membeli bertoples-toples kue kering yang harganya tidak murah itu.

 

Beberapa hari sebelum lebaran, hari-hari saya diselingi dengan kesibukan memilih resep kue kering yang praktis dengan pedoman pembuatan yang jelas dan akurat. Memang tidak mudah, apalagi beberapa situs memiliki koleksi resep yang hampir serupa, sehingga membuat saya ragu. Belum lagi resep kue kering yang menggiurkan untuk dicoba, tetapi bahan-bahan untuk membuatnya sulit diperoleh.

Dari proses seleksi resep yang hanya mengandalkan feeling itu, saya memperoleh beberapa buah resep kue kering. Secara keseluruhan, proses pembuatannya tidak terbilang sulit, tetapi tidak bisa juga dikatakan mudah. Keterbatasan bahan dan alat pun memaksa saya untuk mengeluarkan the power of kepepet.

P_20150723_174151

Misalnya saja pada resep Coffee Cheese Cookies. Ini resep yang dieksekusi pada hari pertama. Baru membaca resepnya saja, saya mentok pada bahan utamanya, yaitu kopi. Kopi dan keju memang kombinasi yang menarik, tetapi bagi beberapa orang, perpaduan kedua bahan itu mungkin dianggap aneh. Karena itu, saya mengganti kopi dengan cokelat bubuk sebanyak kira-kira saja. Penimbangan bahan-bahan lain pun rasanya tidak begitu tepat. Alhasil, rasa kuenya setengah-setengah. Setengah cokelat, setengah keju, setengah asin, setengah manis, dan setengah kering pula! Alhamdulillah, dengan sedikit modifikasi, rasanya bisa terselamatkan. Saya hanya mencelupkan kue-kue tersebut ke dalam cokelat masak leleh, sehingga rasanya tertutupi dengan manisnya cokelat. Hmm, kalau begitu, seharusnya kue di atas ini dinamakan Chocolate Cheese Cookies, ya?

 

P_20150813_221338_1

Hari kedua, giliran kue sagu keju yang dicoba. Belajar dari pengalaman hari pertama, saya membuatnya hanya setengah resep. Prosesnya sedikit rumit karena menggunakan tepung sagu atau tepung tapioka sangrai. Modifikasi lain yang dilakukan adalah mengganti santan dengan susu. Masalah baru timbul saat hendak membentuk kue. Saya punya kantung plastik, tetapi tidak punya spuit bintang. Alhasil, adonannya disemprot melingkar dan asal saja. Kuenya cukup berhasil, sayangnya bentuknya kurang cantik dan jumlahnya terlalu sedikit.

 

P_20150723_173954

Hari ketiga, saatnya menaklukkan palmiers. Kue ini berbentuk daun palem, berlapis-lapis, dan bertabur gula. Umumnya, resep yang ada menggunakan puff pastry instan, tetapi karena tidak ada di rumah, saya mencoba membuat puff pastry ala-ala. Mungkin karena baru pertama kali, hasilnya tidak terlalu berlapis-lapis. Padahal menggilingnya susah setengah mati. Belum lagi saya terlalu banyak menambahkan isian gula palem ke dalam adonannya, sehingga kuenya menjadi kurang renyah dan agak lengket. Hmm, tidak apa-apa. Mungkin saatnya harus mencoba lagi.

 

 

P_20150723_173422_DF

Goodtime cookies mendapat giliran di hari keempat. Sebenarnya, ini bukan kali pertama saya mencoba membuat kue jenis ini, tetapi selalu gagal. Alhamdulillah, kali ini berhasil. Kuncinya ada pada soda kue yang membuat kue ini mengembang dengan baik saat dipanggang, sehingga renyah saat dimakan. Kendalanya terletak pada saat melepaskan kue dari loyang. Entah mengapa sulit terlepas padahal loyangnya telah dioles margarin.

 

 

P_20150723_174344

Hari terakhir, sebenarnya saya berencana rehat dari membuat kue. Namun, entah ketagihan atau hanya penasaran, saya ingin mencoba satu resep lagi. Pilihan jatuh pada kue bangkit jeruk purut. Bahan-bahannya mirip dengan sagu keju. Hanya saja, alih-alih keju, kue ini menggunakan daun dan kulit jeruk purut sebagai perasa dan pemberi aromanya. Karena tidak punya stok santan kental, saya mencampur santan dengan susu bubuk. Bencana terjadi saat menyangrai tepung tapioka. Nyala api yang terlalu besar membuat tepungnya hangus di bagian dasar. Saya kira tidak menjadi masalah, ternyata tidak. Tepung yang kecokelatan membuat adonan kuenya menjadi kecokelatan dan berbintik-bintik hitam. Syukurlah waktu itu, adonan yang masih cair bisa disaring, lalu ditambahkan tepung agar lebih padat. Karena tidak ada cetakan, terpaksa kuenya dibentuk oval dengan tangan, kemudian diberi garis-garis agar terlihat mirip daun. Pada percobaan awal, ukuran kuenya terlalu besar sehingga sulit matang. Berikutnya, ukurannya diperkecil agar matangnya merata. Alhamdulillah, kuenya cukup sukses.

 

Dari pengalaman selama lima hari itu, saya belajar bahwa untuk bisa melakukan hal baru, kita harus berani mencoba. Tanpa mencoba, kita tidak akan tahu akan berhasil atau gagal. Tanpa mencoba, kita mungkin akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan. Meskipun banyak hambatan dan tantangan, jangan menyerah. Cobalah untuk menyiasatinya. Siapa tahu ada jalan lain untuk melakukan hal tersebut. Bukankah jalan menuju Roma tidak hanya satu?

 

Artikel ini diikutsertakan dalam #GiveAwayLebaran yang disponsori oleh Saqina.com, Mukena Katun Jepang Nanida, Benoa Kreati, Sanderm, Dhofaro, dan Minikinizz

Advertisements

5 thoughts on “Lima Hari Menaklukkan Kue Lebaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s