Alangkah Piciknya

Alangkah piciknya jika kau mengira bahwa dirimu lebih baik dari orang lain hanya karena memiliki ketertarikan yang berbeda, pandangan yang berbeda, opini yang berbeda denganmu. Hanya karena kau merasa lebih baik, pendapatnya kau anggap tak penting, seleranya kau anggap rendahan.

Lantas setiap kehadirannya membuatmu seakan berperang dengan dirimu sendiri, membuatmu tak jarang menjadi seseorang yang begitu jahat di balik topeng korban yang kau buat sendiri.

Alangkah piciknya jika dengan segala asumsi prematur yang kau buat sendiri, kau kehilangan kesempatan untuk membuka mata dan telingamu lebar-lebar untuk wawasan yang lebih luas. Kau merasa sudah cukup dengan keadaanmu saat ini hingga menutup diri dari berbagai pilihan dan kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Alangkah piciknya jika kau telah membiarkan piciknya pikiranmu bersarang bertahun-tahun lamanya, tetapi kau masih jua tak sadar untuk berubah.

Alangkah piciknya, alangkah piciknya ….

Advertisements

2 thoughts on “Alangkah Piciknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s