Tentang Penerimaan

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Kejadian-kejadian yang terjadi pada saya belakangan ini, sedikit banyaknya, menyadarkan saya akan beberapa hal. Seperti rencana yang tidak terealisasi seratus persen, rute yang mendadak berubah, dan sebagainya. Semuanya seakan tidak pasti. Ada rasa tidak enak di dalam hati yang tidak bisa saya pungkiri. Ada rasa penyesalan dan pengandaian yang terus menghantui pikiran.

Lalu, saya berpikir, mungkinkah reaksi negatif itu terjadi karena sebagai manusia, saya tak pernah tahu ujung dari perjalanan yang saya lakukan? Meski segala rencana tersusun matang dengan persiapan mantap, selalu, selalu ada kemungkinan untuk berubah.

Ya, bukan saya penentunya. Bukan saya yang menentukan akhirnya. Saya ingin A besok pagi, lalu serta-merta keinginan itu akan  terwujud?

Tentunya tidak.

Kemudian saya teringat sesuatu.

Segala rasa negatif akibat perubahan yang begitu mendadak dan ketidakpastian ini sebenarnya tidak perlu ada jika saya paham dan senantiasa sadar bahwa Allah adalah pemilik sebaik-baik rencana.

Ketidakpastian itu tidak perlu menyesakkan hati hanya karena datangnya tak terelakkan.

Dan tidak ada yang perlu disesali jika yang ada di dalam hati hanyalah penerimaan terhadap takdir yang telah Allah tentukan.

Advertisements

4 thoughts on “Tentang Penerimaan

  1. yep. punya hati yang lapang itu…. sulitnya ampun-ampunan deh! soalnya kalo udah lapang, otomatis perasaan terbuka, lebih menerima, dan husnuzon bakal ngikutin. Semangaat mbak Ami! 😀

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s