Dari Tahun ke Tahun

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Dari tahun ke tahun, persepsi kita terhadap Hari Raya Idul Fitri agaknya berbeda. Kala anak-anak, Idul Fitri mungkin lebih banyak unsur selebrasinya. Selebrasi atas selesainya puasa yang mungkin baru sanggup dilalui setengah hari, selebrasi atas baju baru, atau selebrasi atas pemasukan dadakan dari para kerabat dan sanak saudara.

Seiring bertambahnya usia, agaknya semakin berat untuk menganggap Hari Raya Idul Fotri sebagai sebuah selebrasi. Bila teringat dengan ibadah puasa yang belum maksimal atau tadarus Al-Qur’an yang kerap tertinggal, atau sedekah yang masih alakadarnya, Idul Fitri mungkin diisi dengan pertanyaan bercampur kerisauan. Sudah takwakah kita? Sudah siapkah kita untuk bertanding selepas masa pelatihan bernama Ramadhan? Sudah mampukan kita mempertahankan kebiasaan baik yang kita lakukan selama Ramadhan? Sudah diampunikah dosa-dosa kita oleh Allah ta’ala?

Bila jawaban untuk keempat pertanyaan tersebut adalah belum, tentu bertambahlah kerisauan di hati. Namun, jangan sampai kerisauan itu membuat kita berputus asa dari rahmat Allah. Kesempatan masih terbuka bagi kita yang mau memperbaiki diri.

Mari terus bergerak kearah yang lebih baik :).

Taqabbalallahu minnawa minkum. Mohon maaf atas segala kesalahan :).

Advertisements

4 thoughts on “Dari Tahun ke Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s