If Cats Disappeared from the World (2016)

if_cats_disappeared_from_the_world-p1

Jika suatu ketika Anda memeriksakan diri ke dokter untuk penyakit yang Anda rasakan, kemudian ia memperkirakan bahwa umur Anda hanya seminggu, lalu tiba-tiba saja ada tawaran menarik untuk memperpanjang umur Anda dengan menghapus keberadaan hal-hal tertentu di dunia ini, apa yang akan Anda lakukan?

Seorang lelaki muda (Sato Takeru)  yang berprofesi sebagai pengantar surat di dalam film ini memilih untuk menerima tawaran itu, yang datang dari sosok yang begitu menyerupai dirinya, serta memperkenalkan diri sebagai Akuma  (devil). Lelaki ini yang mengira bahwa hal-hal yang dapat dihapus itu bisa dipilih sekehendak hatinya harus menelan kekecewaan kala mengetahui bahwa si Akuma akan berbuat sekehendak hatinya pula. Setiap benda yang dihapus akan diganti dengan perpanjangan usia si lelaki selama 1 hari.

Ponsel, film, arloji, dan terakhir kucing. Lelaki itu pun mulai menyadari bahwa benda-benda itu tak akan sebanding dengan jatah usia yang ia peroleh. Ia mulai mengingat-ingat lagi kenangannya bersama orang-orang terdekat, yang tak terlepas dari kehadiran benda-benda itu dalam hidupnya.


Untuk mendapatkan sesuatu, kita juga harus kehilangan sesuatu.

Saya menduga bahwa dialog yang diucapkan oleh si Akuma kepada si pengantar surat ini merupakan premis dari film ini. Prinsip yang sepertinya sederhana hingga seseorang baru menyadari bahwa terkadang apa yang ia peroleh tidak sebanding dengan apa yang harus dikorbankannya. Dalam film ini, misalnya, si lelaki harus rela kehilangan seluruh kenangan dengan mantan kekasihnya (Miyazaki Aoi) setelah keberadaan telepon dihapus dari dunia ini. Kemudian, kenangan dengan sahabatnya (Hamada Gaku) harus lenyap seiring lenyapnya seluruh film yang ada di dunia. Lalu, arloji yang menjadi poros utama penghidupan ayahnya pun hilang, sehingga memori bersama orangtuanya pun memudar. Terakhir, kucing, yang menjadi pengikat hubungannya dengan sang ibu, yang sempat hilang, sebelum si lelaki menyadari arti kucing dalam hidupnya, yang lebih dari sekadar hewan peliharaan mungil yang harus dijaga.

Visual film ini serta alur bolak-balik yang lebur (adegan masa sekarang menyatu dengan adegan masa lalu tanpa adanya batas yang jelas) sedikit mengingatkan saya pada We Need to Talk About Kevin. Tokoh utama film yang melakukan perjalanan ke negara lain (dalam film ini, Argentina) juga mengingatkan saya pada film yang sama, dimana ibu Kevin melakukan perjalanan ke Spanyol untuk mengikuti sebuah festival.

Berbeda dengan film-film sebelumnya yang saya nikmati, musik latar dalam film ini begitu mendominasi. Tidak sekali dua kali suara para tokoh seakan ‘tertelan’ oleh musik (dan suara latar). Mungkin untuk dramatisasi, tetapi secara umum, saya tidak ada masalah dengan hal ini.

Yang menarik perhatian saya adalah bagaimana hal-hal yang seakan remeh menjadi begitu penting keberadaannya dalam film ini. Begitu telepon, film, arloji, dan kucing menghilang dari dunia, tidak hanya kehidupan satu orang yang terdampak, melainkan semua orang. Toko ponsel, bahkan provider ponsel tutup, toko persewaan kaset film tutup, tidak ada lagi penunjuk waktu (toko jam pun menghilang), dan apa yang terjadi jika kucing menghilang dari dunia? Saya tidak bisa membayangkannya.

480p-lk21-tv-if-cats-disappeared-from-the-world-2016-mp4_snapshot_00-35-57_2017-01-02_14-11-50

480p-lk21-tv-if-cats-disappeared-from-the-world-2016-mp4_snapshot_00-48-11_2017-01-02_14-12-29

480p-lk21-tv-if-cats-disappeared-from-the-world-2016-mp4_snapshot_01-01-05_2017-01-02_14-13-41

Mungkin karena film ini membahas penerimaan seseorang atas kematian yang mengintainya serta hubungan dengan keluarga serta orang-orang terdekat, saya merasakan bahwa air mata ini mengalir bebas dengan begitu mudahnya. Belum lagi musik latar dan dialog yang begitu mengena, membuat pengalaman menonton film ini menjadi demikian emosional.


Jika hari ini adalah hari terakhir Anda, apa yang akan Anda lakukan? Akankah Anda bersedia menukarkan kenangan Anda dengan orang-orang terkasih untuk umur yang lebih panjang? Agaknya hal itu bukanlah solusi yang paling bijak. Mungkin yang harus Anda lakukan adalah menerima kenyataan serta memperbaiki hubungan dengan mereka yang Anda cintai sebelum semuanya berakhir. Mungkin mereka akan bersedih untuk Anda, seperti halnya Anda juga bersedih untuk mereka, sembari mengenang masa-masa indah yang telah berlalu.

Mungkin itu pulalah yang harus saya lakukan kelak.

Advertisements

6 thoughts on “If Cats Disappeared from the World (2016)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s