Seiring Berjalannya Waktu

moon-182145_1920

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Katanya, tua itu pasti, dewasa itu pilihan. Banyak yang bertambah usia, tetapi tak bertambah kematangan. Banyak yang bertambah umur, tapi kesehariannya tak bermanfaat. Banyak orang yang seperti itu dan saya barangkali adalah salah satunya.

Namun, seharusnya, seseorang melalui beberapa fase dalam hidupnya, termasuk fase perkembangan pemikiran. Saya tak begitu paham detailnya tetapi setidaknya, perkembangan pemikiran bisa dilihat dari perubahan perspektif seseorang dalam melihat sesuatu. Apa yang dulunya penting, bahkan vital, bisa jadi tak lagi begitu penting saat ini. Demikian pula sebaliknya, apa yang dulunya remeh bisa jadi menjadi begitu dicari. Beberapa kali saya mengalami momen ini dan beberapa kali pula saya menyadari bahwa saya pernah menjadi picik dan barangkali masih ada kepicikan yang tersisa dari diri saya.

Ramadhan kali ini, saya hampir terlupa karena sibuk ini itu. Urusan dunia, seperti biasa. Namun saya ingin melambungkan harapan itu sekali lagi, untuk menjadi lebih baik daripada diri saya yang lalu, aamiin. Semoga Allah mudahkan prosesnya.

Selamat menjalankan ibadah Ramadhan 1438 H, mohon maaf lahir dan bathin…

Advertisements

8 thoughts on “Seiring Berjalannya Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s