Selintas Pikiran Selepas Ramadan

Lama tidak menulis (lagi) setelah postingan sebelumnya membuat saya merasakan sesuatu yang mengganjal. Saya mengira saya bisa melewati hari-hari dengan berpikir dan mengendapkan semuanya dalam diri sendiri, tetapi ternyata perkiraan saya salah. Meski saya tidak merasakan dampaknya secara langsung, saya merasakan suatu ancaman sedang menggerus diri saya perlahan-lahan. Menulis tidak lagi menjadi suatu hal yang menyenangkan dan dapat secara spontan dilakukan, tetapi justru rangkaian prosedur yang rumit dan aaya elakkan dengan seribu alasan. Alasan perangkat, alasan manfaat, alasan waktu, alasan entah apa lagi.

Ramadan baru saja berlalu beberapa hari lalu, tetapi saya masih merasa duniawi sekali meski telah berupaya menyeimbangkannya perlahan-lahan.

Idulfitri kali ini terasa lebih solemn dibandingkan biasanya. Ada banyak hal yang saya pikirkan dan mudah-mudahan bisa tertuang menjadi tulisan.

Selamat Idulfitri!

Advertisements

One thought on “Selintas Pikiran Selepas Ramadan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s