2020 Year in Review

Tahun 2020 merupakan tahun yang berkesan dengan segala dinamika di dalamnya. Siapa yang menyangka seluruh rencana, program, aktivitas yang kita kenali tiba-tiba berubah drastis karena sebuah penyakit menular yang dengan cepat menjadi pandemi. COVID-19 nama penyakit itu, yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, dan penuh dengan misteri dan simpang siurnya informasi dari awal kemunculannya hingga sekarang. Apa pun itu, tidak ada satu pun yang terjadi di dunia ini melainkan karena kuasa Allah dan tidak ada pula satu pun ketentuan-Nya yang sia-sia belaka.

Bagi saya, tahun ini alhamdulillah membawa beberapa hal yang sebelumnya tak pernah saya rencanakan, tetapi Allah berkenan menunjukkan jalan untuk saya. Misalnya, tahun ini alhamdulillah saya dan rekan-rekan bisa menjalani Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS meski secara daring, dan lulus dengan baik. Kemudian, proyek besar yang kami siapkan dari tahun lalu yakni sertifikasi AUN-QA alhamdulillah ditutup dengan visitasi serta memperoleh hasil yang baik pula.

Selain itu, tahun ini alhamdulillah saya bisa menghasilkan beberapa tulisan, yang sama sekali tak pernah terlalu saya rencanakan dari tahun sebelumnya. Hanya ada niatan agar saya bisa menulis dan tidak hanya sibuk dengan pekerjaan administrasi. Tulisan-tulisan tersebut ada yang tergolong artikel ilmiah, ada pula yang artikel ilmiah populer, seperti:

  1. Student Achievement in A Pharmacotherapy Practice Course: A Case Study at an Indonesian Pharmacy School, dipublikasikan di Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia Vol 9 No 3 (DOI: 10.22146/jpki.54653 )
  2. Google Forms as a useful tool for online formative assessment of a pharmacotherapy course in Indonesia: Innovation in learning assessment, dipublikasikan di Pharmacy Education COVID-19 Special Collection: Case Study (DOI: https://doi.org/10.46542/pe.2020.202.56)
  3. Penularan Covid-19 makin ganas: ini 6 langkah cegah penularan virus di apotek, dipublikasikan di The Conversation Indonesia (https://theconversation.com/penularan-covid-19-makin-ganas-ini-6-langkah-cegah-penularan-virus-di-apotek-137714 )
  4. Mengenal profesi apoteker: perannya besar dalam selamatkan nyawa tapi kerap tak terlihat, dipublikasikan di The Conversation Indonesia (https://theconversation.com/mengenal-profesi-apoteker-perannya-besar-dalam-selamatkan-nyawa-tapi-kerap-tak-terlihat-146847 )

Tahun ini juga saya mengikuti event Gramedia Writing Project untuk yang pertama kalinya dan belum berhasil juga, tetapi saya lega karena bisa menuliskan naskah fiksi yang cukup panjang (meski kualitasnya masih jauh dari harapan).

Terkait studi lanjut, tahun ini pertama kalinya saya mensubmit aplikasi beasiswa meskipun belum berhasil. Mengingat kondisi dunia seperti sekarang, tampaknya saya harus ikhlas dan siap jika nantinya negara tujuan studi akan berubah.

Lainnya, tak banyak yang berubah. Pandemi COVID-19 seperti ini membuat berbagai hal harus di-pause sejenak, termasuk rencana-rencana dan ambisi. Jadi lebih bersyukur (aamiin), dan menghargai setiap momen yang kita alami, termasuk belajar memilah hal-hal yang benar-benar penting untuk dilakoni (ini masih PR besar saya yang masih mudah terdistraksi).

Akhir kata, 2021 hanyalah hari yang berbeda. Menjadi manusia yang lebih baik di setiap saat kehidupannya adalah bingkai yang harus mengingatkan kita setiap saat.

2 thoughts on “2020 Year in Review

    1. Alhamdulillah An, masih belajar juga menulis dalam bentuk studi kasus, mudah-mudahan nanti bisa menulis hasil penelitian juga. Aamiin ya Rabb, insya Allah Aan juga bisa nulis dan publish 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s