Banyak obat yang termasuk dalam kelompok sediaan khusus, yakni sediaan yang memerlukan teknik khusus dalam penggunaannya. Salah satunya adalah obat inhalasi. Obat inhalasi merupakan obat yang digunakan dengan cara dihirup, sehingga memberikan efek yang optimal di saluran pernapasan dan memberikan efek samping yang minimal ke organ tubuh lainnya.

Obat inhalasi umumnya digunakan pada kondisi peradangan saluran pernafasan, seperti pada penyakit asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Pada kedua kondisi ini, penggunaan obat-obatan untuk melapangkan saluran nafas (bronkodilator) maupun mengatasi peradangan (antiinflamasi) menjadi suatu kebutuhan terapi dalam waktu yang relatif lama. Teknik penggunaan obat inhalasi pun mutlak diperhatikan agar obat bekerja sesuai efek yang diharapkan.

Berdasarkan jenisnya, obat inhalasi dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni metered-dose inhaler (MDI), dry powder inhaler (DPI), dan nebulizer. MDI adalah bentuk inhalasi yang menggunakan tabung berisi larutan obat dan propelan untuk mendorong obat keluar saat tombolnya ditekan dan obat disemprotkan. Sementara itu, DPI adalah bentuk inhalasi, di mana obatnya berbentuk serbuk yang berukuran sangat halus. Nebulizer, di sisi lain, merupakan jenis inhalasi yang diberikan melalui alat yang mengubah larutan obat menjadi uap. Uap tersebut dihirup oleh pasien selama beberapa waktu.

Pada bagian pertama ini, kita akan membahas kelompok pertama obat inhalasi, yakni metered-dose inhaler (MDI).

MDI merupakan jenis inhaler yang telah lama beredar. Obat terkandung dalam aerosol bertekanan yang dicampur propelan (zat pendorong) yang membantu mendorong obat keluar inhaler dan masuk ke mulut dan paru-paru. Setiap tombol aktuator ditekan, inhaler jenis ini akan melepaskan dosis terukur. Berikut merupakan penampang alat inhaler jenis MDI.

Lorensia, et al., 2018. Panduan Lengkap Penggunaan Macam-macam Alat inhaler pada Gangguan Pernafasan

Karena MDI tidak dilengkapi dengan indikator jumlah inhalasi (puff) yang tersisa, maka pasien perlu menghitung jumlah inhalasi yang digunakan dalam 1 hari untuk memperkirakan sisa obat. Biasanya, kotak/kemasan MDI memuat informasi jumlah total puff dalam inhaler. Misalnya, jumlah puff yang terkandung dalam inhaler Atrovent adalah 200 puff. Pasien diresepkan untuk menggunakan 2 kali sehari 1 inhalasi (2 puff sehari). Maka obat diperkirakan akan habis dalam waktu 100 hari.

Teknik penggunaan inhaler MDI adalah sebagai berikut:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lalu keringkan
  2. Buka penutup obat
  3. Kocok wadah obat (kanister) agar obat tetap homogen. Kocok dengan gerakan dari atas ke bawah, pastikan wadah dalam posisi tegak.
  4. Duduklah dengan posisi tegak
  5. Embuskan nafas dengan maksimal
  6. Letakkan mulut inhaler (mouthpiece) di antara bibir, lalu rapatkan bibir dan tarik nafas perlahan hingga maksimal
  7. Tekan inhaler (aktuator) satu kali di saat menarik nafas, teruskan menarik nafas hingga maksimal
  8. Tahan nafas selama beberapa detik
  9. Embuskan napas
  10. Jika diperlukan dosis kedua, ulangi langkah 4-9.

Tantangan dalam menggunakan MDI adalah koordinasi gerakan antara menekan tombol aktuator dengan menarik nafas. Oleh karena itu, terkadang dibutuhkan alat tambahan yang disebut spacer.

Terapi Inhalasi Nebulizer Vs MDI Spacer Sebagai Terapi Asma Akut pada Anak  di Rumah - Alomedika
Sumber: Alomedika

Perlu diperhatikan pada penggunaan obat inhaler MDI yang mengandung bronkodilator jenis agonis beta-2 (misalnya Ventolin, Berotec), dengan dosis > 1 puff di satu waktu, beri jarak waktu 15-30 detik antara inhalasi. Sementara itu, jika MDI mengandung kortikosteroid, maka pengguna harus berkumur-kumur setelah selesai menggunakan inhaler, dan airnya dibuang (tidak ditelan). Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi jamur pada rongga mulut akibat efek samping kortikosteroid.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan berkonsultasi dengan apoteker.

Referensi:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s