Apakah Anda pernah mengalami mata merah, gatal atau berair? Atau justru mata bengkak, terasa nyeri, dan mengeluarkan kotoran? Yap, iritasi mata maupun infeksi mata bukanlah penyakit yang jarang, bahkan mungkin di antara kita ada yang pernah mengalaminya.

Untuk mengatasi gangguan pada mata, biasanya seseorang akan diresepkan obat tetes mata atau pun salep mata. Untuk keluhan iritasi ringan, obat tetes mata pun dapat dibeli di apotek tanpa resep. Lantas, bagaimanakah cara penggunaan obat mata yang optimal?

Obat tetes mata

Obat tetes mata tersedia dalam bentuk multidose (1 botol yang bisa digunakan berulang kali) maupun minidose (dikemas dalam bentuk 1 strip berisi ‘botol-botol’ mini yang ditujukan untuk 1 kali pemakaian).

Obat tetes mata multidose (sumber: web Erela)
Obat tetes mata minidose (sumber: Farmaku.com)

Adapun cara menggunakan obat tetes mata adalah sebagai berikut:

  1. Cuci tangan lebih dahulu.
  2. Jangan menyentuh ujung penetes.
  3. Mata melihat ke atas.
  4. Tarik kelopak mata bagian bawah sehingga terbentuk kantung (untuk menampung obat yang akan diteteskan)
  5. Letakkan penetes sedekat mungkin pada bagian mata yang akan diteteskan tanpa menyentuh mata.
  6. Teteskan sesuai dosis yang telah ditentukan.
  7. Tutup mata sekitar dua menit. Jangan menutup mata terlalu rapat.
  8. Kelebihan cairan dapat dibersihkan dengan kertas tissu.
  9. Jika lebih dari satu jenis tetes mata atau lebih dari satu dosis yang digunakan, tunggu sedikitnya lima menit sebelum tetesan berikutnya diberikan.
  10. Tetes mata dapat menyebabkan rasa pedih tetapi seharusnya hanya berlangsung selama beberapa menit. Jika berlangsung cukup lama, konsultasikan pada dokter atau apoteker.
Sumber: PIONAS

Obat tetes mata multidose dapat disimpan maksimal 1 bulan setelah dibuka. Sedangkan obat tetes mata minidose dapat disimpan maksimal 3 x 24 jam setelah kemasan minidose dibuka.

Obat salep mata

sumber: Halodoc

Obat salep mata biasa ditujukan untuk memberikan efek yang lebih lama, karena dibuat dengan lemak sebagai bahan pembawanya. Salep mata sering mengandung antibiotik, dengan demikian, ditujukan untuk pengobatan infeksi mata.

Cara penggunaan salep mata adalah sebagai berikut:

  1. Cuci tangan terlebih dahulu.
  2. Ujung tube salep jangan tersentuh apapun.
  3. Kepala sedikit menengadah.
  4. Pegang tube dengan satu tangan, dan tarik kelopak mata bagian bawah dengan tangan lain sehingga terbentuk cekungan.
  5. Oleskan sejumlah dosis yang telah ditentukan.
  6. Tutup mata selama dua menit.
  7. Bersihkan kelebihan salep dengan kertas tissu.
  8. Bersihkan bagian tepi tube dengan kertas tissu lain.
sumber: PIONAS

Jika menggunakan obat tetes mata bersama obat salep mata, dahulukan menggunakan obat tetes mata terlebih dahulu, tunggu beberapa menit, baru gunakan salep mata.

Obat salep mata dapat disimpan maksimal 1 bulan setelah dibuka. Pastikan juga mengecek tanggal kedaluwarsa obat yang Anda gunakan.

Semoga bermanfaat.

Referensi:

http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat

https://www.uspharmacist.com/article/how-to-use-eye-drops-properly

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s